Jenis Gangguan Mental (8 Kelompok)

Jenis Gangguan Mental

Pengertian Gangguan Mental

Gangguan mental adalah suatu kondisi yang mempengaruhi pikiran, perasaan, atau suasana hati seseorang. Kondisi seperti itu dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain, dan fungsi sosialnya terganggu. Setiap orang akan memiliki pengalaman yang berbeda, bahkan orang dengan diagnosis yang sama.

Pemulihan pada gangguan, termasuk peran sosial dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah, sekolah, ataupun di lingkungan pekerjaan adalah mungkin. Terutama ketika penderita mendapatkan perawatan dini dan berperan aktif dalam proses pemulihan dirinya sendiri.

Kondisi kesehatan mental bukan berasal dari satu peristiwa atau kejadian. Penelitian menunjukkan beberapa penyebab yang terakumulasi. Genetika, lingkungan, dan gaya hidup mempengaruhi apakah seseorang berpotensi mengalami gangguan pada kesehatan mental. Pekerjaan yang penuh tekanan atau kehidupan rumah tangga yang kurang harmonis membuat beberapa orang lebih rentan, terlebih jika pernah mengalami peristiwa yang traumatis seperti menjadi korban kejahatan.


Kelompok Utama Gangguan Mental

Ada hampir 300 jenis gangguan mental yang tercantum dalam DSM-5 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders). DSM-5 adalah buku pegangan yang digunakan oleh para profesional kesehatan (psikiater) untuk membantu mengidentifikasi dan mendiagnosis penyakit mental.

Jenis-jenis gangguan mental tersebut dikelompokkan menjadi 8 kelompok utama, yaitu :

Gangguan Suasana Hati (Mood)

Gangguan suasana hati adalah jenis gangguan mental yang digunakan para profesional kesehatan untuk menggambarkan secara luas semua jenis depresi dan gangguan bipolar.

Anak-anak, remaja, dan orang dewasa dapat mengalami gangguan suasana hati. Namun, anak-anak dan remaja tidak selalu memiliki gejala yang sama dengan orang dewasa. Lebih sulit untuk mendiagnosis gangguan suasana hati pada anak-anak karena mereka tidak selalu dapat mengekspresikan perasaan mereka.

Gangguan Kecemasan

Semua orang pasti sering merasa cemas. Hal itu adalah emosi yang normal. Misalnya, merasa gugup ketika menghadapi masalah di tempat kerja, sebelum mengikuti tes, atau sebelum mengambil keputusan penting.

Tetapi kelompok gangguan ini berbeda. Gangguan kecemasan adalah gangguan mental yang menyebabkan penderita tidak dapat melanjutkan kehidupannya secara normal.

Bagi orang yang memiliki gangguan ini, kekhawatiran dan ketakutan yang dirasakan konstan dan luar biasa, dan dapat melumpuhkan. Tetapi dengan penanganan yang baik, banyak penderita dapat mengelola perasaannya dan kembali menjalani kehidupannya jauh lebih baik.

Gangguan Kepribadian

Kepribadian adalah cara berpikir, merasakan dan berperilaku yang membuat seseorang berbeda dari orang lain. Kepribadian individu dipengaruhi oleh pengalaman, lingkungan sekitar (keluarga, tempat tinggal, sekolah, tempat kerja, dll) dan karakteristik yang diwariskan (genetika). Kepribadian seseorang biasanya tetap sama sepanjang waktu.

Gangguan kepribadian adalah cara berpikir, merasakan dan berperilaku yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku disekitarnya (budaya, agama, sosial, dll), yang terjadi terus-menerus dan menyebabkan kesusahan atau masalah bagi dirinya maupun orang lain.

Gangguan Psikotik

Gangguan psikotik adalah jenis gangguan mental serius yang mempengaruhi pikiran. Gangguan ini menyebabkan penderita tidak bisa berpikir jernih, tidak bisa menilai dengan baik, merespon secara emosional, berkomunikasi tidak efektif, tidak bisa memahami atau menerima kenyataan, dan berperilaku tidak tepat atau buruk.

Ketika gejalanya parah, orang dengan gangguan psikotik mengalami kesulitan untuk tetap berhubungan dengan kenyataan dan seringkali tidak mampu mengatasi kehidupan sehari-hari. Tetapi gangguan psikotik yang parah sekalipun biasanya dapat diobati.

Gangguan Makan

Gangguan makan adalah serangkaian kondisi psikologis yang menyebabkan kebiasaan makan yang tidak sehat. Biasanya ditandai dengan obsesi dengan makanan, berat badan, atau bentuk tubuh.

Dalam kasus yang parah, gangguan makan dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan yang serius dan bahkan dapat mengakibatkan kematian jika tidak segera ditangani.

Meskipun gangguan makan dapat diderita oleh pria maupun wanita, muda ataupun tua, tetapi yang paling sering menderita adalah remaja dan wanita muda. Faktanya, hingga 13% remaja pernah mengalami setidaknya satu gangguan makan pada usia 20 tahun.

Gangguan Terkait Trauma

Gangguan terkait trauma dan stres adalah kelompok masalah emosional dan perilaku yang mungkin timbul dari pengalaman traumatis dan stres masa kanak-kanak. Pengalaman traumatis dan menegangkan ini dapat mencakup paparan kekerasan fisik atau emosional atau rasa sakit, termasuk pelecehan, penelantaran atau konflik keluarga.

Anak yang diperlakukan dengan kejam oleh orang tua, misalnya, bisa menjadi pengalaman traumatis, seperti halnya menjadi korban kekerasan atau pelecehan. Stres akibat perpisahan atau perceraian orang tua, bahkan stres yang lebih parah seperti ditelantarkan secara fisik ataupun emosional dapat menyebabkan masalah besar jika tidak segera ditangani.

Gangguan Penyalahgunaan zat

Kecanduan narkoba, juga disebut gangguan penggunaan narkoba, adalah penyakit yang mempengaruhi otak dan perilaku seseorang dan menyebabkan ketidakmampuan untuk mengontrol penggunaan obat baik yang legal maupun ilegal. Zat seperti alkohol, ganja dan nikotin juga dianggap obat. Pecandu akan terus menggunakan obat tersebut meskipun tahu ada bahaya yang ditimbulkannya.

Kecanduan narkoba biasanya dimulai dengan coba-coba karena pergaulan. Sebagian pecandu, terutama dengan opioid, kecanduan obat dimulai dengan paparan obat yang diresepkan, atau menerima obat dari teman atau saudara yang pernah mendapatkan resep obat.

Risiko kecanduan dan seberapa cepat menjadi kecanduan, bervariasi berdasarkan obat yang digunakan. Beberapa obat, seperti obat penghilang rasa sakit opioid, memiliki risiko lebih tinggi dan menyebabkan kecanduan lebih cepat daripada yang lain.


Diagnosis penyakit atau gangguan mental masih menjadi kontroversial. Ada banyak perdebatan dalam dunia medis tentang apa saja yang termasuk gangguan mental dan apa saja yang tidak. Perdebatan ini dapat dipengaruhi oleh suatu kebiasaan masyarakat dan budaya, tetapi sebagian besar gangguan mental terjadi di semua negara dan budaya. Ini menunjukkan bahwa jenis gangguan mental tidak hanya dibangun oleh norma dan kehidupan sosial, tetapi juga memiliki dasar biologis dan psikologis.



PENGGUNAAN DAN INFORMASI PENTING :

Informasi ini dimaksudkan untuk melengkapi, bukan menggantikan saran dari dokter atau penyedia layanan kesehatan Anda.

Informasi ini mungkin tidak sesuai dengan kondisi kesehatan spesifik Anda. Jangan pernah menunda atau mengabaikan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional atau penyedia layanan kesehatan lain yang memenuhi syarat.

Anda harus selalu berbicara dengan dokter atau perawat kesehatan profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah bagian yang ditentukan dari rencana perawatan kesehatan Anda. Dan untuk menentukan program terapi apa yang tepat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *